Pore Hero Matcha Clay Mask Review

November 15, 2020


Wah another weekend passes by, menjelang akhir tahun, rasanya hari-hari berlalu makin cepat aja deh. Nggak kerasa sepanjang tahun 2020 ini kita habiskan full dalam kondisi diterpa pandemi, benar-benar nggak pernah kebayang bakal melalui fase hidup kayak gini. Tapi semoga kita semua tetap dilindungi dari penyakit dan semuanya bisa segera pulih ya. Ngomong-ngomong soal weekend, kalian biasanya kalau weekend ngapain aja sih? Aku sendiri sejak pandemi ini, weekend ya tetap di rumah. Sebetulnya pandemi atau nggak, aku sukanya stay di rumah hahah. Aku tuh mageran banget kalau harus keluar, apalagi Bekasi tuh padat banget kalau weekend, aku nggak tahan sama macetnya.

Di rumah kegiatanku biasanya ngedit konten buat dipost. Mau itu foto atau video, nulis draft review, dan akhir-akhir ditambah sama kegiatan baruku; nonton anime dan baca manga haha! Kalau lapar tinggal Gofood aja, udah deh itu weekend impian banget. Selain itu biasanya juga weekend aku gunakan sebagai kesempatan untuk memanjakan diri dengan cara maskeran. Kebetulan banget aku akhir-akhir ini lagi getol banget pakai satu masker yang masih termasuk baru juga. Aku yakin kalian pasti udah tahu masker apa. Yap, ini adalah Matcha Clay Mask dari Pore Hero Beauty!



Buat yang nggak ngikutin aku di Instagram atau TikTok mungkin kalian nggak tahu ya kalau aku sekarang lagi keranjingan maskeran pakai si pink gumush ini. Pore Hero Beauty ini adalah brand lokal baru dan produk pertama yang mereka keluarkan adalah clay mask. Fyi, Pore Hero Beauty masih sister brand sama Harlette karena foundernya sama yaitu Valencia Nathania. Tebakanku sih Pore Hero Beauty punya target market yang berbeda, apalagi dengan nama brand yang cukup spesifik, sepertinya produk-produk Pore Hero Beauty bakal difokuskan untuk menangani masalah kulit seputar pori-pori besar.

Nah waktu aku buka paketan dari Pore Hero Beauty, di dalamnya udah lengkap dapat handbook yang isinya lengkap banget mulai dari penjelasan soal pori-pori, sampai ke detail produknya. Aku suka banget sama brand-brand yang mau mengedukasi customernya, jadi nggak fear mongerin apalagi sampai menggiring customer dengan informasi nggak jelas cuma supaya produknya laku. That's so yesterday! Aku nggak tahu ya kalau belanja produknya biasa alias bukan PR gitu bakal dapat bukunya juga atau nggak, tapi kayaknya nggak ya? Aku berharap semua orang yang beli masker ini bisa dikasih sih supaya makin banyak yang paham kalau pori-pori itu nggak bisa benar-benar dihilangkan.



Biasanya kalau ngomongin soal clay mask, ada dua jenis bahan dasar yang biasa dipakai; bentonite atau kaolin clay.  Pore Hero Beauty sendiri pakai bentonite clay  sebagai bahan dasar dari clay mask mereka. Bentonite clay adalah tanah liat alami yang berasal dari gunung berapi. Bentonite ini efektif banget buat membersihkan, membuang racun, dan mengangkat kotoran pada pori. Dia juga memiliki sifat anti-radang, sehingga cocok buat kalian yang punya kulit sensitif. Dibandingkan dengan kaolin clay, bentonite punya daya serap yang lebih tinggi sehingga cocok buat orang-orang dengan kulit berminyak seperti aku.

Selain bentonite, masker ini juga mengandung daun teh hijau.  Teh hijau (Camellia sinensis)  berfungsi untuk meng-exfoliate dan mengangkat sel kulit mati pada wajah dan leher, membuat kulitmu menjadi lebih cerah dan mencegah penyumbatan pada pori yang menyebabkan komedo dan jerawat. Kemudian ada glycerin yang merupakan pelembab kulit yang sangat baik dan membantu menjaga keseimbangan pH kulit.  Glycerin  juga mempercepat proses penyembuhan dan membantu perbaikan jaringan sel kulit. Terakhir di star ingredientnya adalah  jamur Agarikon (Fomes officinalis),  merupakan astringent alami yang dapat mengencangkan, melembabkan, dan mencerahkan pori. Jamur Agarikon juga dapat mengurangi minyak pada kulit tanpa menyebabkan kulit kering.

Ingredients: Aqua, Bentonite, Glycerin, Propylene Glycol, Camellia Sinensis Leaf Powder, Camellia Sinensis Leaf, Polysorbate 20, Polyacrylamide, C13-14 Isoparaffin, C9-11 Pareth-6, Camellia Sinensis Leaf Extract, Carboxymethyl Cellulose, DMDM Hydantoin, Sodium Chloride, Fomes Officinalis (Mushroom) Extract, Parfum



Warna maskernya hijau army dan ada butiran daun teh hijaunya. Wanginya tuh persis wangi teh hijau, enak banget! Wangi teh hijau ini bikin aku jadi berasa rileks banget pas pakai maskernya. Maskernya itu teksturnya nggak terlalu kering pas dikeluarkan dari tubenya, jadi dia mudah diratakan di muka. Lembaran daun teh hijau di masker ini seperti yang udah aku tuliskan di atas, punya peran sebagai exfoliator, jadi pas nanti dibilas maskernya kalian jangan gosok terlalu kencang ya karena menurutku pas maskernya udah kering, lembaran daun ini jadi lumayan keras juga dan kayak tajem gitu.



Aku pakai masker ini dua kali aja seminggu, walaupun sejujurnya pengen banget pakai dua hari sekali wkwkwk. Soalnya masker ini benar-benar ngasih experience yang nyaman dan menyenangkan banget. Apalagi aku ini kan termasuk yang sebenarnya malas banget maskeran, pakai sheet mask aja benar-benar suka nggak ada niat sampai terbengkalai semua sheet mask-ku. Tapi sejak aku kenal clay mask dari Pore Hero, aku ngerasa pengen maskeran terus. Aku jatuh cinta sama tekstur dan wanginya. Masker ini juga nggak susah dibilas, dan dia nggak kerasa kayak tipikal clay mask pada umumnya yang kalau dibiarkan kelamaan di muka suka bikin kering. Setelah dibilas juga kulitku tetap terasa lembab, bouncy, dan supple. Meski mungkin di foto before-after nggak kelihatan ada perubahan yang berarti, aku tetap suka sama masker ini. Karena at the end of the day, menurutku masker itu cuma produk skincare yang sifatnya additional aja. Selama dia bisa bikin aku happy dan rileks, menurutku itu udah lebih dari cukup.

Sejauh ini yang aku rasain sih tekstur kulit setelah maskeran ya, karena masker ini kan ada scrubnya dari daun teh hijau itu, jadinya setiap habis maskeran kulitku jadi terasa mulus banget, semua komedo patah. Scrub ini nggak bikin kulitku jadi iritasi atau jerawatku jadi meradang, tapi balik lagi ya sesuaikan sama kondisi kulit, ada baiknya memang kalau lagi jerawatan sebaiknya hindari scrubbing di daerah yang bermasalah dulu. Overall, it's a quite good product yang bisa ngasih experience masking yang menyenangkan.

4 comments

  1. Ini lokal produk ya Dyn? Ya ampun pantesan sama Harlette tuh packaging vibenya mirip ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbaa, dia brand lokal heheh. Aku juga baru ngeh dia masih satu owner sama Harlette setelah buka profil ownernya xD

      Delete
  2. Gemes banget sama teksturnyaaa. Ada butiran daun teh hijaunya.😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benerr, mana wanginya sih yang paling bikin ga tahan huhu <3

      Delete